Please, don't waste others' time
Just don't
If you can't keep your promises
Don't promise
Just don't
Well, Im sorry, but..
how if others be out of sorts
So don't
Just don't
It's all(little) thing about me ;)
Please, don't waste others' time
Just don't
If you can't keep your promises
Don't promise
Just don't
Well, Im sorry, but..
how if others be out of sorts
So don't
Just don't
Terlalu banyak yang ingin dikatakan untuk berkata-kata.
Akhir-akhir ini terlalu banyak dan semakin mencuat lah keburukan Si Dia. Sudah banyak yang menegur, mencoba mengingatkan, mencoba meluruskan dan menyadarkan Si Dia.
Si Dia bilang, ia suka jika banyak orang menegurnya jika ada yang salah pasa si Dia. "Untuk mengingatkan", katanya.
Tapi setelahnya, apa yang dilakukan si Dia? Apa pengaruh bagi si Dia itu? Apakah Si Dia hanya mendengarkan tanpa menyelami apa yang orang serukan? Mungkin. Ataukah Si Dia hanya pura-pura mendengar dengan sumbatan gendang telinganya bertengger di sana?
Orang yang dianggap membahayakan Si Dia, dibungkam, diberhentikan, dibekukan, dan dicabut hak-haknya. Dijerumuskan dalam penjara kesunyian. Tak hanya itu, nama bersihnya dikotori dengan segudang tuduhan. Namanya dilibatkan dalam momen-momen perseteruan.
Apakah tidak cukup?
Masih banyak korban yang tak kau lihat. Korban dari Si Dia yang tak kau ketahui namanya. Korban dari pelucutan hak yang seharusnya dimiliki.
Sudah saatnya semua tahu Si Dia yang Buruk Rupa. Si Dia yang menebar kebohongan. Perkataan Si Dia hanyalah angin lalu. Biarlah Si Dia pergi bersama apa yang menaunginya. Sudah saatnya kebenaran yang menaungi kita.
-vidyafa-
There are two kind of people in this world
1. People with talent, and
2. People with hardworking
First one, they naturally and usually easy getting something. But its also hard to make it remains on their selves and to make it better and better.
Second one, they will get what they want to be with a long fight. They learn, they fight for it, they make it better. The fighting itself is hard to do.
Which one?
I think everybody's learning. Easy or not, IT IS hard to make what they learnt better and better.
Talent without hardworking is the worst.
"DEBAT
bukan tempat untuk mencari pembenaran, melainkan kebenaran"
Anything wrong with that?!
Mungkin di pikiran orang-orang sekarang debat merupakan hal yang dianggap melelahkan. Karena biasanya, dan kebanyakan yang saya pribadi saksikan akhir-akhir ini, debat dijadikan tempat untuk mencari pembenaran, mencari dukungan banyak orang, bahkan mencari kemenangan agar 'dipandang'. Sehingga banyak orang yang cenderung tidak suka, atau bahkan menghindarinya dan beranggapan as they say "kayaknya nggak mungkin..." atau "kayaknya susah kalau mencari kebenaran lewat debat".
Memang sih di KBBI tertulis bahwa debat merupakan kegiatan untuk bertukar pendapat dan mempertahankannya dengan argumen masing-masing (kurang lebih demikian).
Yang namanya 'bertukar', ya saling mengerti dan terbuka atas pendapat pihak lain, bukan?! (Yaa kalau menurut anda bukan, yaa ndak apa-apa, ini pendapat saya).
Maka hanya orang-orang yang terbuka pandangan, pikiran, dan hatinya lah yang akan menerima kebenaran itu, meskipun datangnya dari orang lain yang mungkin tidak kita suka. Kata orang mah kita kudu liat secara objektif kan, bukan secara subjektif.
Jadi sebenarnya debat itu sah sah saja, selama masih mengikuti tata krama. Seperti tidak memotong pembicaraan orang / pihak lawan bicara, tidak gontok-gontokan (ngotot), atau bahkan main fisik. Karena biasanya, orang yang akan mulai ngotot memiliki baqa' (naluri pertahanan diri) yang tinggi, sehingga tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Dan biasanya juga merasa dirinya terancam. Biasanya yang seperti ini tidak mau mengalah, karena biasanya mereka berpikiran kalau kalah debat yang ditanggung yaa... malu (nah ini nih yang harus diubah dalam pandangan setiap orang, termasuk gue 😂). Yaa jadilah debat kusir, di mana salah satu pihak atau seluruh pihak yang terlibat saling melontarkan pendapat dengan argumen yang biasanya sudah tidak masuk akal. Nah, debat semacam inilah yang baiknya ditinggalkan.
Gitu deh, sedikit unek-unek dan sedikit pendapat gue yang akhir-akhir ini terngiang-ngiang di pikiran wkwk. Akhir kata, mohon maaf bila ada kesalahan. Bye 😉
vidyafa
"DON'T JUDGE THE BOOK BY ITS COVER", the wise said.
terus kita harus mengenal org lain lebih dalam kan? bukan dari sekedar penampilannya.
lalu bagaimana dengan pemikiran/tanggapan orang? well, people I know judge it by the words itself.
dont you ever think to ask the person who has that thought? well ask that person to know why he has that thought.
vidyafa
Kutipan hati hari ini:
Tidak menutup kemungkinan pikiran dua orang yang tak saling kenal itu sama mehehhe
Kala itu aku tak sedang merasakan apapun. Tak sedang mencoba memikirkan sesuatupun. Pikiranku hanya diam selagi melakukan hal-hal biasanya.
Ku raih ponselku yang sedari tadi aku diamkan. Ada tulisan. Ada renungan di salah satu pesan.
Renungan yang membangkitkan kenangan-kenangan dulu, tapi bukan ku sesali, dan tak ku tangisi. Dari renungan itu, aku mensyukuri, mengikhlaskan, menuai pelajaran darinya, dari kenangan-kenangan itu. Kenangan itu bukan untuk dilupakan ternyata.
Renungan itu membuat aku menyadari bahwa kenangan-kenangan itulah yang membuat aku seperti ini sekarang, lebih kuat, lebih bisa menahan, lebih bisa mendengarkan.
Aku mensyukurinya, aku bersyukur aku telah diingatkan.
vidya
When I go somewhere with my family, sometimes its really easy to close my eyes .
But when I go with my friends, it is really hard to do.
Maybe I really dont wanna miss a thing.
And think about how its gonna be if its the last thing i've ever had with them.
I was so happy to see him who is sick, I was happy to hear his story about what he thinks, about what he feels, about what he hates during meeting people, about how he hates people dont believe in him.
I was sooo happy to see him happy seeing us coming there to see him.
I was soo happy. We went to the beach and saw the sea. I was sooo happy to see sea hahha. I was so happy he came with us. I was so happy to feel the waves after us. I was so so so so happy about everything that day. And I was hoping that day never end, but it eventually ended :'(
I hate to say goodbye to the sea, i hate to leave the ocean :(
I hate seeing him sad, and suddenly be quite. I hate to say goodbye to him, leaving him and his family. I hate he was being sad because we were going to leave him really soon.
I am sooo so so sad from remembering that.
I hope he's going to be fine, hope he's going to attend classes, hope the best for him, hope we are going to gather soon.
Aamiin.
Manusia menganggap manusia lain tidak (TIDAK) sempurna.
Manusia menganggap manusia lain tidak (TIDAK) mengerti yang manusia pikirkan.
Manusia menganggap manusia lain tidak (TIDAK) mengetahui apa yang manusia maksud.
Manusia menganggap dirinya tidak (TIDAK) paling benar.
Manusia selalu tidak (TIDAK) melihat dirinya terlebih dahulu.
Manusia menganggap manusia lain tidak (TIDAK) sempurna?
Copyright blackwhitevidy | Designed by WPThemesExpert | Blogger Template by Blogger Template Place