Tampilkan postingan dengan label what I think. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label what I think. Tampilkan semua postingan

Please, don't waste others' time
Just don't

If you can't keep your promises
Don't promise
Just don't

Well, Im sorry, but..
how if others be out of sorts
So don't
Just don't

Sometimes You Just Regret

Sometimes
You just regret what you said

Sometimes
You just regret what you did

Sometimes
You just regret what you tought

Sometimes
You just regret what you complained

Sometimes
You just regret what you regreted

But thats only sometimes
When you regret it

vidyafa

Berhenti

Sebuah kata dalam baris puisi
Ingat kita dalam sebuah akuisisi
Membawa kita dalam petisi
Merenggut hati segala isi

Aku berhenti
Bukan buku yang berarti
Hanya hati yang terlucuti
Mata hati tidak mati

Ingat dulu yang kau lalui
Terlewati ku akui
Apalah arti eksekusi
Jika hanya dalam jeruji

Seketika ku berhenti
Mata hati kini mati
Tanpa tahu hendak nanti
Kini aku berhenti

vidyafa

Si Dia yang Buruk Rupa

Terlalu banyak yang ingin dikatakan untuk berkata-kata.

Akhir-akhir ini terlalu banyak dan semakin mencuat lah keburukan Si Dia. Sudah banyak yang menegur, mencoba mengingatkan, mencoba meluruskan dan menyadarkan Si Dia.

Si Dia bilang, ia suka jika banyak orang menegurnya jika ada yang salah pasa si Dia. "Untuk mengingatkan", katanya.
Tapi setelahnya, apa yang dilakukan si Dia? Apa pengaruh bagi si Dia itu? Apakah Si Dia hanya mendengarkan tanpa menyelami apa yang orang serukan? Mungkin. Ataukah Si Dia hanya pura-pura mendengar dengan sumbatan gendang telinganya bertengger di sana?

Orang yang dianggap membahayakan Si Dia, dibungkam, diberhentikan, dibekukan, dan dicabut hak-haknya. Dijerumuskan dalam penjara kesunyian. Tak hanya itu, nama bersihnya dikotori dengan segudang tuduhan. Namanya dilibatkan dalam momen-momen perseteruan.

Apakah tidak cukup?

Masih banyak korban yang tak kau lihat. Korban dari Si Dia yang tak kau ketahui namanya. Korban dari pelucutan hak yang seharusnya dimiliki.

Sudah saatnya semua tahu Si Dia yang Buruk Rupa. Si Dia yang menebar kebohongan. Perkataan Si Dia hanyalah angin lalu. Biarlah Si Dia pergi bersama apa yang menaunginya. Sudah saatnya kebenaran yang menaungi kita.

-vidyafa-

Talent and Hardworking

There are two kind of people in this world
1. People with talent, and
2. People with hardworking

First one, they naturally and usually easy getting something. But its also hard to make it remains on their selves and to make it better and better.

Second one, they will get what they want to be with a long fight. They learn, they fight for it, they make it better. The fighting itself is hard to do.

Which one?
I think everybody's learning. Easy or not, IT IS hard to make what they learnt better and better.

Talent without hardworking is the worst.

Balada Tingkat Akhir

Klise memang judulya

Eits, tapi ini bukanlah sebuah post berisi keluhan anak tingkat akhir yang mengeluh sana-sini atau mempermasalahkan dirinya yang malas. Bukan juga tentang anak tingkat akhir yang mengejar dosen hingga dikejar dosen. Atau bahkan mengenai persoalan cintanya yang belum kelar. 100% not one of those.

Ini tentang anak tingkat akhir dan temannya.

Mahasiswa tingkat akhir yang umumnya sedang menjalankan penelitian, tugas akhir, skripsi bakal sering tanya satu sama lain mengenai progress mengenai tiga perkara itu.
Contohnya: udah sampai mana? kapan kolokium? kapan seminar? kapan sidang? udah daftar ini? udah daftar itu?
like whatever lah.
Pertanyaan-pertanyaan itu entah dilontarkan untuk sekedar basa-basi seperti kebiasaan orang-orang karena nggak tahu topik apa lagi yang bisa mereka omongin -well, gue juga terkadang kehabisan topik, maka gunakan yang basa-basi ini :p.
Atau untuk bercanda, yang biasanya dilontarkan dengan nada menyebalkan wk cenderung nyindir. Yang ini nih yang jadi kebiasaan anak muda. Suka bercanda bahkan sampai kelewatan. Karena kebiasaan ini lah banyak orang yang menganggap bahwa semua pertanyaan itu 'menyindir'.
Tapi kan nggak semua seperti itu. Ada juga lho yang hanya ingin memperlihatkan kepeduliannya, atau bahkan BENAR-BENAR PEDULI sama kamu.

Hmm, it just happened. just.
I asked one of my closest friends about her seminar if it have took a date or not. And you know what? she replied in a question. Balasannya itu kaya orang nyindir balik suatu sindiran. Ya gue berusaha netral aja. Mungkin dia bercanda atau apa, yaa gue jawab pertanyaannya. Bercanda sih jawabnya, tapi serius. Dan gue tambahin maksud gue nanya itu apa. And then what. She just read it. I just dont get it why she... I dont know. Maybe she's tired or something.
But hey, its me whos asking. I dont really want to hurt you :(
- ugh, actually its really annoying when people don't get what you mean.

Pernah sih, gue menanggapi suatu pertanyaan semacam itu dengan ogah-ogahan karena yang nanyain terkadang menyebalkan :') - maaf yaa - dan saat itu gue sedang sakit - uu kacian wkwk.

But, People. Listen to this. Read this!
I wonder if people can, not to think people are the same. Apakah sulit untuk berusaha menganggap netral sebuah pertanyaan? - sulit sih emang hahha.
Jawab saja pertanyaan itu seperti biasa yang bisa kamu jadikan sebuah do'a, tinggal tambahkan InsyaaAllah, Bismillah, Aamiin. Ucapan itu do'a kan?! Well, gue percaya.

Toh kita sama-sama sedang usaha, sama-sama berada di suatu ambang, sama-sama dalam ketidakpastian. Dan kita berada di tahap yang sama.

And why did I ask her again? Because I just wanna be by your side, whatever it takes. Its you who choose to open your door or not.
Be by your side doesn't mean to support you weather you right or wrong. Be by your side means to protect you from doing wrong, weather its hurt or not.

Kata orang tingkat akhir menguak semua sifat asli mahasiswa. So, is that you?

vidyafa

DEBAT #edisicurhat

"DEBAT
bukan tempat untuk mencari pembenaran, melainkan kebenaran"

Anything wrong with that?!

Mungkin di pikiran orang-orang sekarang debat merupakan hal yang dianggap melelahkan. Karena biasanya, dan kebanyakan yang saya pribadi saksikan akhir-akhir ini, debat dijadikan tempat untuk mencari pembenaran, mencari dukungan banyak orang, bahkan mencari kemenangan agar 'dipandang'. Sehingga banyak orang yang cenderung tidak suka, atau bahkan menghindarinya dan beranggapan as they say "kayaknya nggak mungkin..." atau "kayaknya susah kalau mencari kebenaran lewat debat".

Memang sih di KBBI tertulis bahwa debat merupakan kegiatan untuk bertukar pendapat dan mempertahankannya dengan argumen masing-masing (kurang lebih demikian).
Yang namanya 'bertukar', ya saling mengerti dan terbuka atas pendapat pihak lain, bukan?! (Yaa kalau menurut anda bukan, yaa ndak apa-apa, ini pendapat saya).
Maka hanya orang-orang yang terbuka pandangan, pikiran, dan hatinya lah yang akan menerima kebenaran itu, meskipun datangnya dari orang lain yang mungkin tidak kita suka. Kata orang mah kita kudu liat secara objektif kan, bukan secara subjektif.

Jadi sebenarnya debat itu sah sah saja, selama masih mengikuti tata krama. Seperti tidak memotong pembicaraan orang / pihak lawan bicara, tidak gontok-gontokan (ngotot), atau bahkan main fisik. Karena biasanya, orang yang akan mulai ngotot memiliki baqa' (naluri pertahanan diri) yang tinggi, sehingga tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Dan biasanya juga merasa dirinya terancam. Biasanya yang seperti ini tidak mau mengalah, karena biasanya mereka berpikiran kalau kalah debat yang ditanggung yaa... malu (nah ini nih yang harus diubah dalam pandangan setiap orang, termasuk gue 😂). Yaa jadilah debat kusir, di mana salah satu pihak atau seluruh pihak yang terlibat saling melontarkan pendapat dengan argumen yang biasanya sudah tidak masuk akal. Nah, debat semacam inilah yang baiknya ditinggalkan.

Gitu deh, sedikit unek-unek dan sedikit pendapat gue yang akhir-akhir ini terngiang-ngiang di pikiran wkwk. Akhir kata, mohon maaf bila ada kesalahan. Bye 😉

vidyafa

DON'T JUDGE THE BOOK BY ITS COVER

"DON'T JUDGE THE BOOK BY ITS COVER", the wise said.

terus kita harus mengenal org lain lebih dalam kan? bukan dari sekedar penampilannya.
lalu bagaimana dengan pemikiran/tanggapan orang? well, people I know judge it by the words itself.
dont you ever think to ask the person who has that thought? well ask that person to know why he has that thought.

vidyafa

Kutipan hati hari ini:

Tidak menutup kemungkinan pikiran dua orang yang tak saling kenal itu sama mehehhe

Renungan

Kala itu aku tak sedang merasakan apapun. Tak sedang mencoba memikirkan sesuatupun. Pikiranku hanya diam selagi melakukan hal-hal biasanya.
Ku raih ponselku yang sedari tadi aku diamkan. Ada tulisan. Ada renungan di salah satu pesan.
Renungan yang membangkitkan kenangan-kenangan dulu, tapi bukan ku sesali, dan tak ku tangisi. Dari renungan itu, aku mensyukuri, mengikhlaskan, menuai pelajaran darinya, dari kenangan-kenangan itu. Kenangan itu bukan untuk dilupakan ternyata.
Renungan itu membuat aku menyadari bahwa kenangan-kenangan itulah yang membuat aku seperti ini sekarang, lebih kuat, lebih bisa menahan, lebih bisa mendengarkan.
Aku mensyukurinya, aku bersyukur aku telah diingatkan.

vidya

TRIPS

When I go somewhere with my family, sometimes its really easy to close my eyes .
But when I go with my friends, it is really hard to do.
Maybe I really dont wanna miss a thing.
And think about how its gonna be if its the last thing i've ever had with them.

I was so happy to see him who is sick, I was happy to hear his story about what he thinks, about what he feels, about what he hates during meeting people, about how he hates people dont believe in him.
I was sooo happy to see him happy seeing us coming there to see him.
I was soo happy. We went to the beach and saw the sea. I was sooo happy to see sea hahha. I was so happy he came with us. I was so happy to feel the waves after us. I was so so so so happy about everything that day. And I was hoping that day never end, but it eventually ended :'(

I hate to say goodbye to the sea, i hate to leave the ocean :(
I hate seeing him sad, and suddenly be quite. I hate to say goodbye to him, leaving him and his family. I hate he was being sad because we were going to leave him really soon.

I am sooo so so sad from remembering that.
I hope he's going to be fine, hope he's going to attend classes, hope the best for him, hope we are going to gather soon.
Aamiin.

Manusia dan Manusia Lain

Manusia menganggap manusia lain tidak (TIDAK) sempurna.
Manusia menganggap manusia lain tidak (TIDAK) mengerti yang manusia pikirkan.
Manusia menganggap manusia lain tidak (TIDAK) mengetahui apa yang manusia maksud.
Manusia menganggap dirinya tidak (TIDAK) paling benar.
Manusia selalu tidak (TIDAK) melihat dirinya terlebih dahulu.

Manusia menganggap manusia lain tidak (TIDAK) sempurna?

What if you dont like it?
Leave it or what?
Don't tell me

Staying Alive Like

Bearing body's up
Keep stepping the ground
Focus riding bike
Still hearing the sound

Clapping palms
Stomping the lawn

Carrying it out
Cheering loud

Stealing the breath
Getting the beat

Cooling it down
Keep flying high

Up up and away
vidya
One million years ago you said "So, this is it"
Exactly the same last year, and the next year
You just said that
Again

How many years again that I have to listen to the same old song?
Or we have to end this?
I'm going to do that
Like right now.

vidya

Aren't You?

When you heard someone's complaining about their selves, about what they feel, about what they had, about their day
When you heard they fed up with them
But actually you ARE hiding about what you feel and faking it, but you HAVE TO LISTEN

What a day. But YOU actually OK!

vidya
Kutipan hati baru saja :
Ketika kamu kecewa, tapi kamu juga yang harus meminta maaf. Berbesar hatilah.

vidya
When you met greedy humans
Where they cant let go something what they did
Like they're doing something, but they're griping about it
No aboveboard
Hate that

What a greedy humans

vidya
Think about "me my self and I"?
Wrong!

vidya

Dengar

Dengar
Dengar semua isak tanpa kata

Dengar
Dengar dendangan tak bernada

Dengar
Dengar dan maafkan

Dengar
Dengar tanpa prasangka

Dengar
Dengar

vidya
Daisypath Happy Birthday tickers
Daisypath Halloween tickers