Tampilkan postingan dengan label my question. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my question. Tampilkan semua postingan

Karena perbedaan dasar pemikiran, maka kamu berpikiran lebih jauh, kamu mengerti apa yang mereka maksud. Namun tidak sebaliknya.
Setelahnya mereka yang mengatakan kamu tidak mengerti, padahal kamu iya.
Karena hal tersebut bukanlah apa yang seharusnya.
Maka siapa yang tinggi hati? Siapa yang tidak mau mendengarkan siapa?

What Actually Friendships Are

I thought friendship
Should be honest
Should be light
Should be nice
Should be great
Should be big
Should be an open door
Should being missed
Should being loved

What now?
Where is the friendship mean to you?
Where is the friendship that you told?
Where is the friendship that you want?
Where is the sweet friendship that you told me should be?
Those are just bullsht

Those friendships are just all about you
And not an open door
And cant be big

Now I wonder what actually friendships are
I dont even know what exactly it is
Because everything just has been closed
And now I'm blind
Because you wont tell me what should I do. Just dont leave me in this blindness. Just tell me how should it be.
I just hope one thing about friendship to be true. Friendship should be honest. Unless we're not in the friendship thing.

vidyafa

Puisi Berantai (Not Really) Ala Gue

Untitled

A
Aku hidup dalam keegoisan
Aku tak mau

B
Butuh kau meski kau tak butuh
Bersamanya

C
Cinta dengan cerita
Cerah dunia dengan caranya

D
Dunia milik kita
Derap langkah di atas bumi

E
Entah kita keluarga
Embun pagi tiada arti dengan

A
Aku hanyalah seorang wanita yang hidup sendiri
Aku tak mau ada kau, tak mau ku tahu ada kita
Ada aku, kau tak ada
Aku tak ada kau

B
Berbicara, meski tiada kata
Bukan cerita yang ada
Bahkan kau tak jadi bagian
Bagaikan

C
Cerita tak berujung
Cerita kita sampai akhir
Cinta ini tak kan hilang
Cinta tanpa

D
Dilema bagai derita
Deras air mata tak terbendung
Dunia milik kita
Dan

E
Enyahlah cerita lama
Erangan tiada tara
Entah apa ini keluarga
Elakan dari setiap

A
Frasa tak berarti
Fananya dunia yang ku punya
Fantasi-fantasi keindahan tak ku peduli
Fakta membuatku

B
Geram
Gelagap hati tanpa kau
Gulita tiada arti membuatmu

C
Hidup tiada arah
Halus menarikmu
Hilang ke tepian

D
Iba, tapi
Iri ku lihat mereka
Ingin meraih dunia

E
Jerami masalah tak mendasar
Jurang cerai berai bagai
Jelaga

A
Kelam
Ku lihat tak seorang pun

B
Lelah menggapaimu
Lepaskan bebanmu

C
Menarilah dengan melodi
Masuklah dalam

D
Napas alam derapmu
Nirvana itu adalah

E
Obligasi peraturan tak tertulis
Obituari menyeruak

A
Paksa aku tuk mengerti apa itu

B
Quantum tanpa perangai bagai

C
Rasa ku pendam lama tanpa

D
Selasar pegunungan sampai

E
Terabaikan aku dalam ranah ini

A
Usah kau tak peduli dengan

B
Variasi

C
Wajah

D
Xylografi

E
Yaitu

A
Zenith kebersamaan kita

A B C D E
Biologi

Poem by :
Vidya F Astutiputri
Performed by 5 person :
Indah Noviana (as A), Irham A Azis (as B), Kamila Alawiyah (as C), Riko Syahputra (as D), Truly A M Nastiti (as E)
with their ow style :p
@Gedung JHH IPB, HBH Biologi 2015

love you guys,
vidya
kutipan hati hari ini :

"...even we have to be serious in the game"
why so serious?!

vidya

kutipan hati malam ini :
being rejected. is it that hurt so much?

vidya
kutipan hati selama ujian :
kenapa dua-duanya susah? haaaaaaaah -______-

vidya
kutipan hati kemarin lusa :
oh my God, why?!

just me
am I really gonna get the answers?
I know He hears me, always.

so, how its gonna end?

vidya
We live in our own world.
We never live in our world.

We never DO ANYTHING TOGETHER.

It's true. It's just the time for harvesting.
We have NO TIME left to make it better.
It's just NO USE.

Are we gonna be like THIS FOREVER?
Are "we"?

just ME

What friends suppose to do?

What friends suppose to do is ...
Entah apa yang harus gua tulis untuk mengisi titik-titik penuh kekosongan itu. Gua nggak tahu jawabannya tepatnya.

Dulu gua temenan berempat, tapi kita nggak pernah komunikasi di dunia maya. Kita cuma ketemu di sekolah, nggak pernah hang out bareng. Bahkan terkadang lupa sama mereka ketika libuan.

Ituah yang terjadi lagi di hidup gua sekarang. Beranjak kuliah, new place, new days, new subjects, new people, satu lagi tempat asing buat gue. Dan satu lagi 'pertemanan'. Nggak pernah sms-an sama mereka, kecuali nanya tugas, udah. Atau ngajak berangkat bareng berangkat kuliah, udah. Bahkan nggak tau kalau mereka sakit, atau ada musibah lain ynag sedang mereka hadapi. Nggak tau sifat mereka sebenarnya. Naggak tau apa tanggapan mereka tentang gua.

Gini, gua bukan orang yang suka sms-an atau komunikasi sama orang. Gua suka ngobrol secara langsung face to face, eyes to eys, heart to heart (apadah). Walaupun ketika orang sms gua, gua harus bales sms itu seenggakpentingnya itu (bohong), yaah nggak semua lah.

But, the fact is we're just looked like 'we are together' but actually 'we're not'. That's what I mean.
I just thought that 'are we suppose to be like this?'. Are we friends?
Haruskah gua melakukan yang mana?


-vidya-

do you ever think about your own selves?

Do you ever think about your own selves? (never, I think. Hah.. that's the truth!)
Do you ever think for your own selves? (always, I think. Selfishness)
Bahkan orang-orang berpikir untuk menghancurkan diri mereka sendiri.

Gua kembali berada di tengah orang-orang seperti itu. Mungkin. Atau perasaan gua aja?!
I'm going back to the big black dark cold hole. What should I do next? Be selfish again like the past? Like the others? So I can survive and win.
I even started to feel that "the old me is back". I don't want it. It's not good, It's the worst thing that I ever thought.

Save Me.

vidya

Lupa

Dari kemaren, pengen banget nge-post. Tapi setelah mengetik dan masuk ke alamat blogger and after klicking the pencil sign (create new post), kemudian muncul kolom kosong yang seharusnya gua isi.. I almost always said "it's all gone" *dooong semuanya meluap, menghilang, gone, dissappear, dan sejenisnya --."
dan akhirnya gua menutup kembali tab yang udah gua buka itu tanpa meninggalkan sepatah kata pun *haah
why human can forget about something, even it's an important thing..

-vidy-

*sigh

do you ever feel that you might like someone but you're not sure about that? and suddenly, your friend tell you that she likes that someone. you'll think again and be jeallous. but you don't even know that you like that someone or not. thant's nut --."
You don't even sure about that. so what you gonna do? you can't even tell someone else.
*sigh
that's me who can't tell anyone about me or what i like or what i think about everything.
*sigh.. again
that's not happened once --." *sigh again and again..

vidya

what a..?

what a terrible problem
what a socking day
what a strange place
what a weird thing
what a dainty gossip girl
what a nerd guy
what a savory meal
what a fresh drink
what a solid bone
what a n invigorate friend
what a bizarre moment
what a beautiful us
what a wonderfull life

-vidya fatimah astutiputri-

Not Enough

I close my eyes
so I can't see your face
I want to do that forever, but I can't
or just become blind? it's not enough

I fly away from this earth

so you're not be able to hear my voice and we can't even take a conversation
but I can't fly
or just become mute? it's not enough

I dive in the ocean

so I'll never hear all of your sh*t
but I can't breathe
or just become deaf? not enough

finally, I decide to end up my life

so I'll never through the life with you anymore
that's enough(?)


Vidya Fatimah Astutiputri

XI/IPA-1

Pemberhentian selanjutnya .. kelas XII
Sebentar lagi gua akan terima laporan nilai gua selama semester II. Dan sebentar lagi gua kelas XII.
Cepet banget yaa.. nggak kerasa.

Sekarang adalah masa tenggang sekolah yang kalau ke sekolah juga nggak ngapa-ngapain. Dan di hari-hari itulah segala yang menakutkan semakin nyata.
Begitu gua tau kelas XII nanti, kelas bakalan diacak, salah seorang temen gua yang baru aja dari ruang BK diyakinkan oleh seorang guru BK yang ngasih tau.
Satu kalimat yang ada dipikran gua dan gua batin "THIS IS THE ENDING"
Seakan dunia runtuh. Seakan langit jatuh. Seakan ini akhir segalanya. Seakan gua bakal mati saat itu juga. Dan seakan nggak ada hari esok.

Jujur gua kehilangan. Banget.

Teman-teman satu pikiran, satu visi, satu misi, semuanya terkumpul dalam satu ruangan yang kami sebut XI IPA 1.
Kurang lebih setahun sudah kami melewati masa itu. Masa dimana banyak orang mengatakan bahwa itu adalah masa-masa terindah bagi para remaja sekaligus masa terberat dalam jenjang pendidikan.
Tapi disitulah gua belajar dari orang-orang hebat. Orang-orang yang dapat menentukan pilihan. Orang-orang yang dapat memprediksikan kemampuan mereka. Orang-orang yang memberi semangat satu sama lain. Orang-orang yang enak buat diajak kerja sama. Walaupun cuma sebagian - sebagian besar tentunya - dari mereka.
Tapi itu tetap berharga. Berhargaaaaa banget.

Dulu gua sempat tertekan ada di kelas itu. Karena gua tenggelam diantara kerumunan orang-orang yang kemampuannya mungkin sangat jauh lebih tinggi dibandingkan gua. Tapi selalu ada semangat dari mereka dan bilang "LOE BISA!". Walau nggak cuma sekali gua bilang "GUA NGGAK TAHAN DI SINI" dan gua nangis karena nilai gua yang jelek, sedangkan yang lainnya bagus-bagus. Kalian tetap ada.
Mereka yang bikin gua punya semangat lagi.

Gua juga coba untuk berbaur dengan semua yang ada di sana tanpa ada embel-embel barisan ini barisan itu. Dia atau mereka. Tapi KITA. Dan seharusnya itu nggak sesulit yang gua bayangkan karena semua orang berpikiran hal yang sama. Dan benar, sebagian orang di sana berpikiran seperti itu.

Hal-hal itu yang buat gua sedih banget buat pisah sama mereka. Gua tau kita tetap satu sekolah. Tapi itu beda. Beda banget.
Sebenarnya gua cuma nggak mau sedih atau meneteskan air mata. Tapi NGGAK BISA. Setiap gua inget mereka dan tau kalau kita bakal dipisah. Gua nangis. Entah datangnya dari mana. Rasanya nyesek banget.

Kenapa orang-orang selalu benar? Kita nyadar kalau kita sayang sama sesuatu kalau sesuatu itu hilang dari bagian hidup kita. Dan sekarang belum hilang aja gua udah sedih banget.


Gua tau post ini lebay. Banget malah. Tapi itu kenyataannya yang gua rasain.
I just wanna say thank you and sorry for you all, XI/IPA 1.
Kehilangan kelas yang satu ini tuh jauh lebih sedih dibandingkan kehilangan kelas sebelumnya. Waktu kelas sepuluh gua udah tau kalau ujung-ujungnya juga nggak bakal bareng-bareng. Tapi kalau yang ini beda. Bedaaa bangeeeet.

Gua nggak bisa bayangin kalau kita semua dipisah. Gua nggak mau.
Gua mau selalu dengar terikan-teriakan dari kalian.
YOO... IPA SATU BISA... YOOO!

Gua udah nulis beginian kaya mau pisah beneran aja. Padahal gua belum tau jadi apa nggak nya.
Semoga nggak. Amin.

Keberatan!

Saya Keberatan!
Saya Keberatan! Dengan anda.
Saya Keberatan! Dengan keputusan sepihak anda.
Saya Keberatan! Dengan keputusan anda yang merugikan.
Saya Keberatan! Dengan semua beban yang anda titik beratkan kepada saya. 
Saya Keberatan! Memikul beban sebanyak ini.
Saya Keberatan! Memikul beban sebesar ini.
Saya Keberatan! Memikul karung beras yang ga ada habisnya ini.
Mindahin dari sana ke sini. Emangnya ga capek apa?!


--."


vidya fatimah astutiputri

I'm Affraid?

yo!
udah lama banget kayanya gua ga post lagi. mencurahkan segala perasaan gua yang smpe gua lupa mau cerita apa.
setelah gua buka blogger.com lagi, pasti kebuka dashboard-nya dulu dong. kemaren gua liat post temen gua yang udah lama banget ga gua kunjungi, hingga aku baru mengetahui kabar ia yang sebenarnya *lebay.. tiap ke sekolah juga ketemu --."
dan semuanya udah berubah, bahkan gua ga bisa tau siapa dia sebenarnya, ga bisa ngenalin mayatnyanya sama sekali *ih, apa sih --."
okay, back to the main topic.
barusan gua liat post baru temen smp gua. dia meng-insert sebuah gambar dalam post tersebut yang bertuliskan "we're affraid to care too much for fear that the other person doesn't care at all". y'know? it made me realized that 'sometimes i do that' and thats not only for the fear, sometimes it even happens for the other persons. When they didnt care about someone elses, sometimes i feel that i shouldnt care about that person. so mean --."

Oh, God. Forgive me for being like that.

And now, Im affraid if i do that again. Do you affraid?

Ngana Kurang Ongkos?

Kamis, 16 Maret 2012
Jadwalnya pergi ke rumah Diarekta buat ngurusin tugas kelompok drama, latihan tepatnya.




[Prologue]
Ngana tidak punya uang? (baca : Uang ngana tidak banyak?)
Ngana harus pergi?
Ngana gunakan seragam
Ngana sampai tujuan
Uang ngana masih cukup!


Ha ... ha .. *ketawa maksa
Itulah yang gua udah gua lakukan kemarin. Pergi ke rumah Diarekta pake seragam sekolah (cinta banget gua ama sekolah, haha). Padahal kan lagi liburan seminggu. Untung aja libur, kalau ngga ya duit gua tambah cekak, bisa ke sekolah tapi ngga bisa pulang --." .


Berhubung bulan ini banyak banget pengeluarnnya yah jadinya gitu dah. Jelasin deeh sama gua ... Gini, kakak gua seminggu sebelum liburan sakit (lama), sebenernya sekeluarga pada sakit. Akhirnya gua sma kakak gua dianter pake mobil berangkat ke sekolahnya, tapi pulangnya naik angkot T_____T. Dan ada beberapa hari gua harus naik angkot berangkatnya karena yang nganter, alias bapak gua keluar kota. Huwwaaaaaaaa !
Tau ngga sih, ongkos dari rumah gua ke sekolah dan sebaliknya itu banyak --." belum lagi kalau ternyata udah sore, angkot 32 jarang banget, apalagi yang ke Pagelaran lebih jarang lagi, terpaksa naik angkot dua kali. DUA KALI PEMIRSA, DUA KALI! *lebaay baaanget
Dan sekarang kakak gua masih dianterin. AKU TERANCAM! semoga aja pas hari senin udah ga dianter lagi, jadi naik motor kaya' biasa. Amiiiiiiiin ....


Ok,kembali lagi ke permasalahan awal. Anda tidak punya uang? Anda harus pergi? *enggeus ah.. sakali --."
Jadi hari kamis itu gua berangkat pake seragam supaya ongkosnya lebih murah. Kan kalau pake baju bebas ditungnya bukan anak sekolah, jadi lebih mahal --."
Ada untungnya lagi, paginya gua dianterin sma ibu gua, jadi uang yang harus dikeluarkan berkurang. hiks .. terharu sekali
Dan kemarin, pas pulangnya ternyata membutuhkan ongkos sebesaaaar *jeng..jeng.. Rp 12.000,- (baca : dua belas ribu rupiaaaaah). Untung aja masih cukup.


Kyanya kalau uang bulanan tetep kaya' sekarang dan gua harus pp rumah-sekolah setiap hari, ga bakal muat deh --."

Jadi, ada yang mau ngasih ongkos lebih?
hehe :p bercanda ko'
Daisypath Happy Birthday tickers
Daisypath Halloween tickers